3 Titik Penting di Sesi Interview Sea Survival Sertifikasi BNSP Yang Bisa Bikin Kamu Gagal

Menurut Data, Pada 2006, jumlah pekerja lokal di sektor hulu migas tercatat 21.835 pekerja dan pada pada 2015 meningkat 31.745 pekerja Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Secara Perbandingan dengan Tenaga Kerja Migas Asing: Tahun 2015 ada 31,7 ribu pekerja Migas Indonesia, berbanding dengan 1000 pekerja migas asing (TKA). Ini menjadi salah satu indikator semakin mampu berkompetisinya tenaga kerja migas kita.

Sayangnya, menurut Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas, Wisnu Prabawa Taher: Penurunan harga minyak dunia yang terjdi sejak 2014 mengakibatkan turunnya jumlah tenaga kerja Indonesia di sektor hulu migas.

Pada 2016, menjadi 29.863 orang TKI dan 668 orang TKA. Pada tahun 2017 perbandingan jumlah pekerja menjadi 26.811 orang TKI dan 405 orang TKA. Terakhir, pada Semester 1 Tahun 2018, perbandingan pekerja menjadi 24.739 orang TKI dan 312 orang TKA.

Kondisi tersebut mendorong para TKI yang sudah tergolong ahli dalam industri ini pun memilih bekerja di luar negeri, terutama di kawasan Timur Tengah. Sayangnya belum semua pekerja migas kita kompeten dan mau / mampu memilih bekerja di luar negeri, jauh dari keluarga.

Di Indonesia, Pemerintah semakin mensosialisasikan Permen ESDM No 5 tahun 2015 Tentang Pemberlakuan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Di Bidang Kegiatan Usaha Minyak Dan Gas Bumi Secara Wajib. Kepemilikan sertifikasi kompetensi BNSP di bidang Migas semakin digalakkan termasuk sea survival sertifikasi BNSP. Sea Survival adalah salah satu syarat utama pekerja Migas ke offshore / lepas pantai.

Pelatihan Sea Survival adalah pelatihan yang wajib dimiliki oleh pekerja minyak dan gas yang ingin pergi ke lepas pantai/offshore. Pelatihan diperlukan untuk mereka yang akan pergi ke platformmoving rig atau FPSO. Persyaratan ini diperlukan oleh semua KKKS, perusahaan minyak utama/Main Contractor, operator minyak dan gas, dan perusahaan pendukung di Indonesia.

Namun masih ada sejumlah pekerja yang ragu untuk mengambil sertifikasi sea survival BNSP.  Yang ditakuti adalah “belum pasti lulus” sedangkan biaya sudah keluar 4,5-5,5jt per orang (tergantung Training Providernya). Apalagi persentase “Kompeten” dan  “Belum Kompeten” adalah 50-50.

Dari Pengalaman Sebagai Asesor untuk beberapa kali menguji skema ini, Salah satu yang menjadi titik penting adalah di saat interview.

Kesulitan bagi para asesi biasanya ada dua. Pertama, susah berpikir karena sudah lelah pelatihan praktek yang menguras fisik dan dipaksa berpikir menjawab pertanyaan. Kedua, Mereka tidak belajar dengan benar di kelas. Masih banyak yang melamun dan kurang konsentrasi.

Akibatnya, pada saat interview tidak bisa menjawab dengan benar. Mereka merasa pikirannya Blank dan lidahnya kelu. Akhirnya pulang dengan kepala tertunduk karena asesornya tidak merekomendasikan kompeten kepada mereka.

Di sisi lain, ada yang belajar dengan baik, namun gagal di interview karena salah menjawab.

 

Dari pengalaman saya, ada 3 titik penting di sesi interview dimana peserta sering gagal/salah menjawab.

 

  • Pertama, Menjelaskan K3 Di Tempat Kerja (Industri Migas)

Pertanyaan tentang K3 di tempat kerja di industri Migas akan banyak berfokus kepada tempat kerja peserta. Kesulitan yang sering timbul adalah peserta tidak terlalu memahami sistem K3 di tempat mereka. Yang lain karena sudah terbiasa tidak menganggap itu sebagai bagian dari kegiatan K3.  Pre Job Briefing, Permit To Work, Tool Box Meeting dan Morning Safety Briefing adalah beberapa di antaranya.

 

  • Menjelaskan Isi Sea Survival Kit Dan Kegunaannya

Menjelaskan isi sea survival kit ini terdiri dari alat pyrotechnic dan alat pendukung keselamatan. Dalam Piroteknik, peserta harus bisa menjawab kegunaaan suar / flare dan Smoke signal. Flare biasanya terdiri dari Hand Flare dan Parachute Rocket Flare. Pastikan tidak tertukar nama dan penjelasannya. Ada beberapa asesor yang bertanya ulang untuk memastikan, namun ada juga yang hanya senyum dan langsung menuliskan “Belum kompeten”.

Alat pendukung keselamatan seperti dayung, makanan dan minuman di dalam kantong sea survival kit harus dijelaskan sesuai kegunaannya. PAstikan juga memahami bagaimana menggunakan peralatan sinyal manual.

 

  • Menjelaskan PLOK

Bagian yang mudah sebentulnya, namun sering peserta tertukar. 3 Asesi terakhir yang saya rekomendasikan belum kompeten tidak mampu menjawab ini sama sekali.

P untuk Protection. Apa yang harus dilakukan setelah ketemu liferaft untuk melindungi liferaft dan penumpangnya.

L untuk Location. Apa yang harus dilakukan memberi informasi lokasi liferaft dan penumpangnya.

O untuk Organization. Apa yang harus dilkukan untukk memastikan Liferaft memiliki manajemen yang jelas.

K untuk Kenyamanan. harus dilakukan setelah ketemu liferaft untuk membuat nyaman liferaft dan penumpangnya.

 

Sekali lagi, Jika Anda gagal dalam uji kompetensi BNSP; Bahkan hanya satu atau dua poin; Anda tidak akan menerima sertifikat kompetensi dari BNSP.

Demikian 3 Titik Penting  di Sesi Interview Sea Survival Sertifikasi BNSP Yang Bisa Bikin peserta Gagal. Harapannya dengan artikel ini, akan lebih banyak lagi peserta yang lulus sea survival sertifikasi BNSP, Sehingga lebih banyak yang bisa berkompetisi. Bukan hanya di dalam namun juga di Luar negeri.

Apalagi akan ada 13 Proyek Migas lepas pantai di Indonesia Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas) mengatakan terdapat 13 proyek minyak dan gas baru yang akan beroperasi (onstream) di tahun ini. Dari seluruh proyek tersebut, produksi migas berpotensi bertambah 240 ribu barel setara minyak per hari (BOEPD).

Ini adalah kesempatan bagus untuk kita semua pekerja migas yang sudah siap dan membekali diri.

Pelatihan Sea Survival

 

Sukses untuk Kita Semua

 

Luki Tantra

Associate Trainer for Safety and Softskill Training

Instruktur Sertifikasi BNSP I Asesor Sertifikasi BNSP

Menulis Untuk LSP Transafe Indonesia

 

Source
  • https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2018/02/08/tenaga-kerja-lokal-sektor-hulu-migas-meningkat
  • https://katadata.co.id/berita/2019/03/01/sebanyak-20-40-pekerja-di-industri-migas-dari-non-teknik-perminyakan
  • https://convex.ipa.or.id/news-and-media/read/eJeDnvKHrks4B0Q8goT6q
  • https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20190110155128-85-359921/13-proyek-migas-senilai-rp10-t-ditargetkan-beroperasi-2019
  • https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20190116215322-85-361416/skk-migas-bidik-13-proyek-mulai-produksi-tahun-ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *