Monthly Archives: May 2015

MANUAL HANDLING / PENGANGKATAN SECARA MANUAL

Manual Handling adalah salah satu bentuk transportasi atau penyanggaan beban dengan tangan dan tubuh yang termasuk didalamnya Pengangkatan, Memindahkan, Meletakkan, Mendorong, Menarik, Menggeser, Penyanggaan Berdasarkan survey lembaga pekerja di eropa, hampir sebagian besar pekerja industri terpapar dengan risiko dari manual

HSE Indonesia Sangatta Tanam 1000 Pohon

Hari Bumi dicanangkan dunia setiap tanggal 22 April setiap tahunnya, HSE Indonesia Sangatta bersinergi dengan rekan-rekan Pencinta Alam (PA) Sangatta telah jauh-jauh hari mempersiapkan kegiatan Penanaman 1000 Pohon dan melakukan petemuan awal pada tanggal 31 Maret 2015 di Hotel Pinang

MEMAHAMI KESALAHAN MANUSIA (HUMAN ERROR)

Semua pekerja bisa melakukan kesalahan (error), tak terkecuali pekerja yang sudah terlatih dan memiliki motivasi kerja yang baik. Beberapa kesalahan bisa menghasilkan konsekuensi cedera/kecelakaan, sedang banyak kesalahan lainnya tidak. Karenanya, penting bagi praktisi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) untuk dapat

RADIOAKTIF ALAMIAH

Radioaktif Alamiah atau Naturally Occurring Radioactive Material (NORM) adalah bahan-bahan radioaktif yang muncul/ada secara alami (dari alam). Paparan oleh NORM umumnya diakibatkan oleh aktifitas manusia, semisal pembakaran batu bara, pembuatan dan penggunaan pupuk, serta produksi minyak dan gas bumi (migas).

MENUJU PERUSAHAAN BERBUDAYA K3

Dengan mengetahui di tingkat mana budaya Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) perusahaan anda berada, kita dapat menentukan program K3 yang paling efisien dan efektif untuk meningkatkan kinerja K3 perusahaan.  Selama lebih dari 60 tahun, industri kerja telah berhasil menurunkan tingkat

PANDUAN PARA PIMPINAN KETIKA KUNJUNGAN LAPANGAN

Kunjungan lapangan para pimpinan perusahaan adalah salah satu program yang bisa memperkuat budaya keselamatan di lokasi kerja –tempat utama penerapan Sistem Manajemen K3 perusahaan. Namun, jika tidak dijalankan dengan benar, aktifitas kunjungan lapangan tersebut bisa berbuah kontraproduktif. Berikut beberapa poin

Piramida Kecelakaan Kerja

Piramida Kecelakaan Kerja menggambarkan statistik urutan (rangkaian) kejadian yang terjadi menuju 1 (satu) kecelakaan fatal (kematian/cacat permanen). Lebih jelasnya dapat dijabarkan dalam teori piramida kecelakaan kerja sebagai berikut : Setiap terdapat 1 (satu) kejadian kecelakaan fatal (kematian/cacat permanen) maka di