Explosimeter (Combustible/ Flammable Gas Detector)

Explosimeter (Combustible/ Flammable Gas Detector)
Alat yang digunakan untuk mendeteksi dan mengukur kandungan gas atau uap suatu zat yang mudah menyala / mudah terbakar di udara.
Explosimeter terdiri dari 2 (dua) jenis :
1. Portable system
2. Fixed System

Explosimeter Portable :
Explosimeter (portable) terdiri dari filament detector dalam kesatuan sirkuit Jembatan Wheatstone.

Sumber tenaga berasal dari battery 9 Volt (enam buah battery kering 1,5 Volt DC size D) atau model charge dengan tegangan listrik 110 / 220 Volt AC.

Pada salah satu sisinya terpasang aspirator bulb untuk menghisap contoh udara, dan pada sisi yang berlawanan terpasang saluran tempat masuknya contoh udara, Langsung dapat digunakan untuk mendeteksi konsentrasi gas di udara sekeliling.Menggunakan sampling line untuk mempermudah pendeteksian area tertentu seperti manhole tangki dan lain-lain.

Pada saluran masuk contoh udara dilengkapi dengan filter, guna mencegah debu dan kandungan air masuk didalam ruang pembakaran.

Saluran masuk dan saluran keluar ruang pembakaran juga dilengkapi dengan penangkal nyala baik (flash back arrestors) yang berguna untuk mencegah terjadinya pembakaran diluar ruang pembakaran

Pengukuran Explosimeter
• Hasil pengukuran pada Explosimeter dalam prosentase (%) dibawah LEL (lower explosive limit) yang dapat dilihat pada meter dalam bentuk skala prosentase yang ditunjukkan mulai dari nol % sampai dengan 100 % LEL.
• Alat ini dilengkapi tombol rheostat tunggal yang berada di sisi atas kotak yang berfungsi sebagai “ON” “OFF” dan pengatur tegangan listrik filament untuk mengatur jarum penunjuk pada meter.

Prinsip Kerja Explosimeter :
1. Prisip kerja Explosimeter berdasarkan panas karena adanya pembakaran gas atau uap yang mudah terbakar dari contoh udara.
2. Pengukuran konsentrasi dilakukan melalui filament catalytic yang panas, akan merubah tahanan listrik pada filament yang merupakan bagian sirkuit yang seimbang (jembatan Wheatstone).
3. Gas atau uap dari udara akan terbakar pada filament, menyebabkan naiknya suhu dan memperbesar tahanan mengakibatkan ketidak seimbangan sirkuit listrik menyebabkan penyimpangan jarum penunjuk pada meter.
4. Semakin tinggi konsentrasi gas makin tinggi penunjukan jarum pada meter indicator dan akan menunjukkan skala yang sesuai dengan konsentrasi gas dari contoh udara.

Cara Pembacaan Prosentase Gas
Pembacaan skala explosimeter didasarkan pada konsentrasi uap gas hidrokarbon di bawah LEL (Lower Explosive Limit).
Contoh :
Skala pembacaan explosimeter uap crude oil menunjukkan angka 60, konsentrasi gas :
60
— x 1 % = 0,6 % (FR Crude Oil 1 % – 10 %)
100
atau :
60
— x 10.000 ppm = 6.000 ppm
100
(1% = 10.000 ppm)

To be continue………………

 

Penulis :

Puji Utomo – Balikpapan

HP : 081347988596

Email : utomo_puji@yahoo.com

3 Responses to Explosimeter (Combustible/ Flammable Gas Detector)

  1. aulia says:

    kira kira ada hazardnya tidak saat melakukan test gas pake explosivemeter ini? trimakasih

  2. TYRA says:

    oke thanks for information and sharing

Leave a Reply to Rizka andari Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *