FAKTOR KIMIA DI LINGKUNGAN KERJA

beberapa factor kimia di lingkungan kerja kilang (pabrik) :

  • Benzene, toluene dan xylene (BTX) termasuk zat karsinogen atau bisa memicu terjadinya keganasan /kanker(IARC, 2000 & USEPA, 2004) ).
  • BTX merupakan Volatile Organic Compound (VOC) yaitu senyawa yang mengandung karbon yang menguap pada tekanan dan temperatur tertentu atau memiliki tekanan uap yang tinggi pada temperatur ruang.
  • VOCs bereaksi dengan Nitrogen Oksida (NOx) jika terkena sinar matahari membentuk ground level ozone dan asap atau kabut. Pada konsentrasi tertentu di udara, ozone dapat mempengaruhi kesehatan dan lingkungan
    Paparan akut BTX
  • Dapat menyebabkan iritasi hidung dan tenggorokan, telinga berdenging, mual, muntah, dada terasa perih, sukar bernafas, denyut jantung tidak normal, sakit kepala, lemah, mabuk, disorientasi, penglihatan terganggu, bendungan paru, gangguan darah, kelumpuhan, kejang, dan koma.
  • Dapat menimbulkan depresi sistem saraf pusat.
    Paparan Kronis BTX
  • Dapat menyebabkan hilangnya pendengaran, kerusakan ginjal, kerusakan hati, kerusakan saraf, gangguan reproduktif, dan kanker Dampak paparan H2S
  • Pada konsentrasi rendah dapat menyebabkan iritasi mata, hidung atau kerongkongan, dapat terjadi kesulitan pernafasan pada penderita asma.
  • Konsentrasi lebih tinggi dari 500 ppm dapat mengakibatkan hilangnya kesadaran, terhentinya pernafasan dan kematian (US EPA, 2003).
  • Paparan H2S konsentrasi rendah dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan efek permanen seperti gangguan saluran pernafasan, sakit kepala, dan batuk kronis.
  • Ada beberapa bukti untuk menyatakan ada hubungan paparan asam sulfida dengan risiko keguguran spontan (Xu et.al,1998) Dampak Paparan Ammonia
  • Terpapar gas Ammonia dalam kadar yang cukup tinggi dapat menyebabkan batuk, iritasi mata dan system pernapasan.
  • Pada kadar 2500 sampai 6500 ppm gas ammonia yang terhirup akan menyebabkan dyspnea (sesak nafas), brochospasme (penyempitas saluran bronkus), nyeri dada, sembab paru, batuk darah, bronchitis dan pneumonia.
  • Pada kadar tinggi (30.000 ppm) dapat menyebabkan luka bakar pada kulit.

Penulis :

Puji Utomo – Balikpapan

HP : 081347988596

Email : utomo_puji@yahoo.com

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *